Rekomendasi Mesin Jahit Singer dengan Kualitas Bagus

Posted on

Menjahit merupakan salah satu kegiatan yang diminati oleh sebagian masyarakat. Biasanya, orang-orang memilih menjahit untuk mengisi waktu lapang. Ada salah satu merek ternama yang jadi unggulan yakni Singer. Mesin jahit Singer sudah ada sejak tahun 1851 dengan segudang keunggulan yang ditawarkannya.

Mesin Jahit Singer
id.my-best.com

Mengenal Mesin Jahit Singer

Mesin jahit Singer eksis lebih dari seratus tahun. Keberhasilan ini disebabkan oleh komitmen Singer dalam menjaga mutu produknya dari waktu ke waktu.

Sebab mengalami pembaruan dan kemajuan, maka mesin jahit merek Singer pun turut berkembang dari model klasik hingga yang modern saat ini.

Beberapa fitur unggulan dari mesin jahit merek Singer mencakup daya tahan mesin yang kuat. Hal tersebut menjadikannya awet dan tahan lama.

Selain itu, Singer menawarkan berbagai pilihan untuk pemula maupun para profesional. Bahkan lengkap dengan fitur-fitur sesuai keinginan pengguna.

Akan tetapi, mesin jahit Singer juga memiliki beberapa kelemahan. Banyak orang berpendapat bahwa harga mesin jahit ini cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan tipe-tipe lain dalam kategori yang sama.

Meskipun begitu, dengan kualitas bahan materialnya, inovasi fitur dan reputasi yang telah terbangun selama bertahun-tahun, harga tersebut bisa dianggap sebanding.

Rekomendasi Produk

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi produk yang dapat dipertimbangkan.

  1. Singer M1155

Apakah pengguna mencari mesin jahit hemat energi dan tidak akan membuat tagihan listrik membengkak? Nah, produk ini bisa menjadi pilihan ideal. Singer M1155 hanya membutuhkan daya sebesar 50-90 watt untuk penggunaannya. Dalam kategori mesin jahit portabel, konsumsi daya seperti ini sangat efisien.

Desainnya pun terbilang simpel dan modern sehingga membuatnya sesuai dengan gaya interior ruangan. Selain itu, bisa juga jika ingin diletakkan di ruang keluarga untuk mempercantik tampilan.

Dalam review di YouTube Singer Store Pontianak, mesin jahit Singer tipe M1155 ini cukup ringan sehingga bisa dibawa keluar rumah. Bahkan mesinnya sudah mendukung fitur save energy, di mana cocok sekali jika ingin berhemat di rumah. Menariknya, model ini sendiri bisa dilepas pasang pada bagian tempat jahitnya. Ketika menjahit lingkar lengan atau lingkar celana yang habis dipotong, maka akan memudahkan penggunaannya bahkan tidak perlu membolak-balik bahan celana atau baju. Selain itu, terdapat fitur pemotong benang. Alhasil, setelah menjahit tidak perlu lagi memerlukan gunting.

  1. Singer 984

Apabila pengguna ingin beralih dari mesin jahit klasik ke model lebih modern, produk ini adalah pilihan tepat. Mesin jahit Singer 984 menjadi model semi-portabel yang mudah dipindahkan dan dapat dipasang di meja jahit. Hal tersebut tentunya akan memberikan pengguna lebih banyak ruang saat bekerja.

Mesin ini juga dilengkapi fitur drop-feed dog, yaitu tuas untuk bisa memodifikasi posisi gigi jahit. Fitur tersebut akan mempermudah guna menciptakan bordir bebas atau memasang kancing. Maka dengan begitu, pengguna dapat menghasilkan pola dengan menggerakkan kain secara manual.

  1. Singer M1005

Selanjutnya, adanya bobot sangat ringan, Singer M1005 menjadi mesin jahit yang mudah untuk dipindah-pindahkan. Produk ini memiliki desain free arm sehingga memungkinkan kompartemen di bawah mesin bisa dilepas atau diturunkan.

Hal tersebut akan mempermudah penggunanya dalam menjahit area sulit pada pakaian. Misalnya, seperti kerah baju atau ujung celana. Kemudian, mesin jahit yang sederhana ini sangat ideal bagi pemula yang baru mulai belajar menjahit.

Perbedaan Mesin Jahit Klasik vs Flatbed Merek Singer

Mesin jahit Singer klasik dirancang secara manual. Jenis ini tampil dengan bentuk dan desain vintage yang menarik perhatian sebagian orang.

Sebab mengandalkan pedal untuk diinjak, maka pengguna masih bisa menjahit bahkan saat tidak ada aliran listrik. Akan tetapi, jika ingin menggunakan pedal elektrik, terdapat opsi dinamo yang bisa dipasang.

Sedangkan model flatbed ini mirip dengan mesin jahit klasik. Permukaan papan mesinnya bahkan terlihat sama. Meski begitu, bedanya ialah menggunakan dinamo sebagai tenaga utamanya.

Jenis flatbed tergolong semi-portabel. Maka, pengguna dapat memindahkan atau menempatkan mesin ke atas meja untuk mendapatkan kenyamanan lebih saat menjahit. Berbeda dengan mesin jahit klasik yang cenderung tidak bisa dipindah-pindahkan.

Adanya beberapa rekomendasi mengenai produk mesin jahit Singer dapat membantu pengguna untuk memilih tipe paling sesuai. Jangan lupa untuk utamakan kebutuhan juga agar kegiatan menjahit tetap berjalan efisien. /am